<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13048">
 <titleInfo>
  <title>Senangnya Punya Banyak Teman</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kumagai, Machiko</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">2016</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Gramedia Pustaka Utama</publisher>
  <dateIssued>2016</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Fiction</form>
  <extent>24 hal.; ilus.: 21 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sebongkah batu di bukit selalu merasa kesepian. Hingga pada suatu hari, ada sebutir biji jatuh di sebelahnya. Mulai dari saat itu, batu dan biji pun akhirnya mulai berteman. Mereka selalu mengobrol dan main bersama. Wah, ternyata enak, ya punya teman!&#13;
&#13;
Kalau begitu, yuk, kita memperbanyak teman!&#13;
&#13;
Buku cerita berjudul “Senangnya Punya Banyak Teman” karya Machiko Kumagai ini menceritakan tentang sebongkah batu di bukit yang selalu merasa kesepian karena tidak ada makhluk lain yang menemaninya atau sekadar menyapanya. Ia sudah berusaha menyapa Burung yang terbang lewat di atasnya untuk beristirahat di atasnya, dan meminta tupai untuk bermain bersamanya, tetapi tetap saja tidak ada yang mendengarkan Batu.&#13;
&#13;
Suatu hari, ada sebutir biji yang jatuh tepat di sebelah Batu, ia merasa agak senang. Batu pun sangat menyayangi biji ini, saat angin sedang bertiup kencang pun, Batu berusaha untuk menjaganya agar tidak terbang. Beberapa hari pun berlalu, muncul sebuah tunas dan Batu jadi memiliki teman mengobrol setiap hari. Tunas pun mulai tumbuh menjadi pohon yang semakin lama semakin besar.&#13;
&#13;
Kemudian, baik pohon maupun batu jadi dihampiri oleh para hewan seperti burung, di tahun-tahun berikutnya, ketika Pohon telah tumbuh jadi sangat besar, semakin banyak yang datang ke tempat mereka termasuk anak-anak, untuk memakan bekal di atas Batu dan melukis Pohon. Sekarang, Batu jadi punya banyak teman.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Cerita Anak</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Fiksi Indonesia</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>berteman</topic>
 </subject>
 <classification>813</classification>
 <identifier type="isbn">9786024281816</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan SD Sekolah Athalia Regensi Melati Mas D1 Serpong Utara Tangerang</physicalLocation>
  <shelfLocator>813 Kum s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B0001090</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>813 Kum s</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B0008074</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>813 Kum s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>17.4.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>13048</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-17 10:37:52</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-16 13:19:51</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>