<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13151">
 <titleInfo>
  <title>Ensiklopedia Provinsi Banten:</title>
  <subTitle>Kebudayaan Banten</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kurnia, Rohmat dkk</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bee Media Pustaka</publisher>
  <dateIssued>2016</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Reference</form>
  <extent>x + 120 hal.; 25 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Jilid 3: Ensiklopedia Provinsi Banten</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Kebudayaan adalah sesuatu yang tercipta dari proses perkembangan akal budi manusia. Setiap manusia memiliki akal budi yang memungkinkannya memiliki kesadaran akan diri sendiri dan kemampuan daya cipta. Inilah yang membedakan manusia dengan hewan. Kepercayaan, kesenian, hingga adat istiadat merupakan berbagai hal yang mencipta melalui akal budi tersebut.&#13;
Banten yang semula bagian dari Provinsi Jawa Barat berhasil mendapat pengakuan sebagai salah satu provinsi di Nusantara. Namun, berbeda dengan provinsi lainnya, Banten memiliki keunikan tersendiri karena provinsi muda ini bersifat heterogen, yaitu masyarakat Banten merupakan percampuran dari berbagai kelompok dan etnis suku bangsa, seperti Tionghoa, Sunda Betawi, hingga Jawa. Bahkan Banten juga memiliki suku bangsa yang unik, yaitu Urang Kanekes atau lebih dikenal dengan Suku Baduy. Dari keanekaragaman suku bangsa tersebut Banten memiliki keragaman seni budaya daerahnya.&#13;
Selain itu, penduduk Banten, khususnya suku Baduy, mereka juga memiliki adat kebudayaan tersendiri, seperti perayaan Seren Taun atau Seba, Ngaseuk Pare yang merupakan upacara adat, bagian dari kepercayaan mereka, yaitu bentuk kepatuhan mereka terhadap pemimpin setempat sebagai amanat dari para leluhur. Selain itu, sebagai kawasan agraris, kebudayaan Banten selalu identik dengan berbagai hal mengenai pertanian. Dalam kebudayaan tersebut sering kali terdapat percampuran dua kebudayaan, yaitu Sunda Wiwit an dengan Islam, seperti kegiatan nadzar yang dilakukan oleh masyarakat Cibedug kala mereka akan menanam padi.&#13;
</note>
<note type="statement of responsibility">Editor: A. Saibani</note>
<subject authority="">
 <topic>Ensiklopedia</topic>
</subject>
<subject authority="">
 <topic>Provinsi Banten</topic>
</subject>
<classification>390</classification>
<identifier type="isbn">9786026227058</identifier>
<location>
 <physicalLocation>Perpustakaan SD Sekolah Athalia Regensi Melati Mas D1 Serpong Utara Tangerang</physicalLocation>
 <shelfLocator>390.003 Kur k-3</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">B0008956</numerationAndChronology>
   <sublocation>My Library</sublocation>
   <shelfLocator>390.003 Kur k-3</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>April_16.2.jpeg.jpeg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>13151</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-16 10:35:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-15 10:57:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>